Senin, 05 Januari 2015

Sejarah LPB PWM SULUT

Pimpinan Pusat Muhammadiyah memutuskan bahwa Pusat Penanggulangan Bencana yang telah dibentuk pada tahun 2007, pada periode 2010 – 2015 dirubah menjadi Lembaga Penanggulangan Bencana, sehingga kedudukannya menjadi lebih kuat karena menjadi instusi yang langsung berada di bawah koordinasi Pimpinan Muhammadiyah sebagai Unsur Pembantu Pimpinan (Pasal 20, Anggaran Dasar Muhammadiyah dan SK PP Muhammadiyah 120/KEP/I.0/B/2006 tentang Qoidah Unsur Pembantu Pimpinan Persyarikatan). Sementara sebutan dalam bahasa Inggris Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) tetap dipertahankan.
Lembaga ini bertugas untuk mengkoordinasikan mobilisasi sumberdaya Persyarikatan Muhammadiyah dalam Tanggap Darurat Bencana, Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana dan Rehabilitasi Pasca Bencana. Sehingga dalam pelaksanannya diperlukan komunikasi dan koordinasi dengan Seluruh Jajaran Pimpinan, Majelis, Lembaga, Amal Usaha, Organisasi Otonom dan Kader Muhammadiyah.

Dasar pembentukannya adalah Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-46 tahun 2010 yang dirilis (tanfidz) dalam Berita Resmi Muhammadiyah No. 1/2010-2015. Kutipan keputusan yang terkait langsung adalah sebagai berikut :

  • Meningkatkan dan mengoptimalkan sistem penanggulangan bencana dalam bentuk jejaring simpul-simpul tanggap darurat, rehabilitasi bencana di lingkungan Muhammadiyah dalam penanggulangan bencana; peningkatan kapasitas kader, relawan, dan pengelola penanggulangan bencana (Halaman 128).
  • Mengembangkan kesadaran bencana di lingkungan Muhammadiyah, kampanye kesadaran menghadapi bencana di masyarakat, advokasi sistem penanggulangan bencana, dan usaha-usaha lain dalam program rehabilitasi pasca tanggap darurat yang tersistem dengan program dan prinsip-prinsip gerakan Muhammadiyah (Halaman 129).
  • Meningkatkan keterpaduan dan kesiapan AUMKESOS dan Rumah Sakit dalam penanggulangan bencana, peningkatan kualitas tanggap darurat (response time dan mobilisasi), peningkatan kualitas manajemen dan pengadaan logistik tanggap darurat, serta advokasi dan reabilitasi pasca bencana (Halaman 128).


Sementara itu kutipan keputusan lain yang terkait sebagai berikut :
  • Mengoptimalkan standar pelayanan kesehatan melalui standarisasi pelayanan AUMKES, pengembangan rumah sakit dengan layanan unggulan di setiap daerah, optimalisasi pelayanan AUMKES terhadap permasalahan kesahatan masyarakat dan penanggulangan bencana, dan peningkatan jumlah AUMKES sebagai Satelit Klinik Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah di daerah pedalaman/terpencil (Halaman 128).
  • Memfasilitasi dan membuka jalur bagi peningkatkan hubungan, jaringan, dan kerjasama Persyarikatan dengan lembaga-lembaga internasional untuk kepentingan pengembangan berbagai aspek yang menjadi perhatian dan aksi gerakan Muhammadiyah, termasuk dalam menangani konflik, bencana, dan hal-hal penting lainnya yang menjadi perhatian dunia internasional (Halaman 144, tentang Kerjasama Luar Negeri).
  • Mengefektifkan Ranting sebagai pusat penanggulangan bencana, baik pada tahap tanggapdarurat maupun pada tahap rehabilitasi (Halaman 181, tentang Pedoman Revitalisasi Ranting Muhammadiyah).

Sejarah SIngkat LPB-MDMC SULUT
Terbentuknya Lembaga Penanggulangan Bencana Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Utara empat tahun yang silam tepatnya pada Tragedi meletusnya Gunung Lokon pada tahun 2011 silam. Saat itu Tim Relawan dari LPB PP Muhammadiyah turun kelokasi bencana dan meminta agar Pimpinan Wilayah Muhammadiyah sesegera mungkin untuk membentuk LPB-MDMC SULUT sebagai pusat koordinasi dan arus utama respon tanggap darurat Gunung Lokon.
Berselang beberapa hari kemudian PWM SULUT membentuk LPB-MDMC dan menunjuk Roedy Mertosono sebagai Ketua LPB-MDMC SULUT periode 2010-2015, dan sampai saat ini LPB-MDMC Sulut menjadi salah satu unsur pembantu pimpinan yang tetap aksis pada kegiatan sosial kebencanaan baik dari management posko dan keterlibatan dalam mengadvokasi masyarakat korban bencana
LPB – MDMC PWM SULAWESI UTARA
SUSUNAN PENGURUS DAN PERSONALIA
LEMBAGA PENANGGULANGAN BENCANA
PIMPINAN WILAYAH MUHAMMADIYAH
SULAWESI UTARA
PERIODE 2010-2015

Ketua                       : Roesdy Mertosono
Wakil Ketua I          : Ikhsan Panawar
Wakil Ketua II         : Ramdan Maliki
Sekretaris                 : Dwy Febriana Paputungan
Bendahara                : Agus Pakaya
Wakil Bendahara      : Cut Mutiya Bunsal
Bidang Kesiapsiagaan/Mitigasi Bencana :
1.    Samsudin Akuba
2.    Ridwan Tanos
3.    Muchdal Efendi
4.    Jemmi Monoarfa
5.    Jufri Almakawi
6.    Rahmat Tawoto
7.    Syawal Freda
8.    Fatika Arsyad
9.    Fikri Datunsolang
 10. Muhammad Irsyad Al Fattah
Bidang Tanggap Darurat :
1.         Ikal Salehe, S.Kep
2.         Fauzan Hutuna, S.Kep
3.         Fadli S. Rahim
4.         Fitria Alamri
5.         Razul D. Mokoginta, S.Kep, Ns
6.         Erlin Hunta
7.         Putri Midu, Amd. Keb
8.         Sugiyanto
9.         Trianiswari Mokoginta, Amd. Keb

Bidang Rehabilitasi dan Kerjasama :
1.     Gafrin Abudi
2.     Achmad Abdul Haris
3.     Rifqa Amalina Matoha
4.     Andriani Achmad
5.     Ari Putra Utama
6.     Aslan Taufik
7.     Sugiyanti
8.    Ahlan Huntolingo
9.    Riskan Halalan Djafar
10.  Tengku Muhammad Furqon

PROGRAM KERJA LPB-MDMC SULUT 2010-2015
NO
PROGRAM
SASARAN PROGRAM
TARGET
PELAKSANAAN PROGRAM
PENANGGUNG JAWAB (PJ)
1
Membentuk tim kader relawan tanggap darurat bencana
Setiap PDM dan AUM
Menyediakan jumlah kapasitas kader
2012
LPB PWM SULUT
2
Pelatihan kader relawan
Calon kader relawan dari setiap PDM dan AUM
Menambah  kapasitas kader
2013
LPB PWM SULUT
3
Kajian Rutin Relawan
Alumni Pelatihan kader
Meningkatkan kemampuan dan wawasan relawan
2013
LPB PWM SULUT
4
Membentuk team advokad bagi korban bencana (pelatihan)
Majelis
Mempersiapkan team psikolog korban
2014
LPB PWM SULUT
5
Menghimpun dan menyalurkan bantuan dana bencana alam
Masyarakat umum
Penggalangan bantuan
Insendental
LPB PWM SULUT
6
Pengadaan sarana dan prasarana bencana alam dalam tanggap darurat
Majelis
Pengadaan disesuaikan dengan bencana yang terjadi
Insendental
LPB PWM SULUT
7
Konsolidasi Gerakan
MPKU Muh,Dinsos, Donasi, dan lembaga lain yang mempunyai visi yang sama kemanusiaan
Membangun jaringan lembaga lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk visi kemanusiaan.
Selama periode 2010-2015
LPB PWM SULUT



















POSKO SIAGA BENCANA KOTA SURABAYA :
1. Edukasi Siaga Bencana
2. Sekolah Siaga Bencana
3. Penghimpunan Bantuan Bencana Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) PWM SULUT,
ekretariat di Gedung Dakwah, Jl. Satsuit Tubun No.09 Kel. Istiqlal Kec. Wenang Kota Manado 95121 Hp. 085396233005 Ramdan Maliki

0 komentar:

Posting Komentar

Banner

Banner